Tahfizku
← Semua Artikel
05 September 2026

Lomba Tahfidz STQH Kota Yogyakarta 2026 Digelar Hari Ini, 219 Kafilah Berlaga

Lomba Tahfidz STQH Kota Yogyakarta 2026 Digelar Hari Ini, 219 Kafilah Berlaga

Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Kota Yogyakarta 2026 resmi digelar hari ini, Sabtu (5/9/2026), bertempat di Kompleks Balai Kota Yogyakarta. Sebanyak 219 kafilah dari 14 kecamatan se-Kota Yogyakarta terdaftar mengikuti ajang bergengsi tersebut dengan kuota 280 peserta.

Pendaftaran dibuka hingga 31 Agustus 2026 dan ditutup saat 219 kafilah tercatat resmi terdaftar. STQH tahun ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta, sekaligus berpadu dengan penyelenggaraan Halal Fest 2026.

10 Cabang Lomba, dari Tilawah Hingga Hafalan 500 Hadis

Panitia menyediakan 10 cabang lomba yang mencakup berbagai tingkatan. Cabang yang diperlombakan meliputi tilawah anak dan dewasa putra-putri, hafalan Al-Quran 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, serta 30 juz putra-putri, tafsir bahasa Arab putra-putri, hingga cabang hadis.

Untuk cabang hadis, peserta mengikuti kategori hafalan 100 hadis dengan sanad dan 500 hadis tanpa sanad. Kegiatan mengusung tema "Dengan STQH, Kita Wujudkan Masyarakat Kota Yogyakarta yang Qur'ani, Berilmu, dan Berakhlak".

Bukan Sekadar Mencari Juara

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., menegaskan STQH bukan sekadar ajang pencarian juara. "Tujuan utama pelaksanaan STQH ini tidak hanya mencari juara, tetapi melahirkan qari-qariah, hafidz-hafidzah, mufassir, dan penghafal hadis terbaik yang nantinya dapat mewakili Kota Yogyakarta di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya dalam jumpa pers, sebagaimana dilansir Pojok Malioboro.

Ia berharap seleksi hari ini menghasilkan bibit-bibit unggul dari Kota Yogyakarta. "Kami berharap dari seleksi yang dilakukan pada 5 September 2026 ini akan menghasilkan potensi-potensi dan bakat-bakat luar biasa dari Kota Yogyakarta yang bisa mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta ke tingkat nasional," kata Shidqi, dilansir Radarmetro.

Bibit Qur'ani Menuju STQH Nasional 2027

STQH merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional. Seleksi tingkat daerah digelar pada 2026, sedangkan STQH Nasional dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Kontribusi Kota Yogyakarta dalam kafilah DIY terbilang besar. Dari 53 kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta, sebanyak 21 kafilah berasal dari Kota Yogyakarta — indikator potensi yang diharapkan terus berkembang menuju ajang nasional mendatang.

Bagi para penghafal dan pengampu halaqah yang mengawal santri berlaga, capaian hafalan semestinya dibangun lewat rutinitas harian yang tercatat rapi. Mencatat setoran dan memantau progres hafalan secara konsisten adalah kunci menghadapi seleksi berjenjang seperti ini.

Di sinilah pencatatan setoran hafalan berperan penting. Tahfizku hadir membantu pesantren, sekolah, dan halaqah mencatat setoran serta memantau progres hafalan santri secara terstruktur, agar bibit-bibit Qur'ani siap tampil di panggung seleksi berikutnya.

Kelola Hafalan Lembaga Anda dengan Tahfizku

Pencatatan setoran, monitoring progres santri, dan laporan perkembangan — semua dalam satu platform.

Mulai Gratis Sekarang