Tahfizku
← Semua Artikel
10 September 2026

Podcast Rumah Tahfizh Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda di RTQ Al-Furqan Aceh

Podcast Rumah Tahfizh Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda di RTQ Al-Furqan Aceh

Rumah Tahfizh Al-Qur'an (RTQ) Al-Furqan Banda Aceh membuktikan bahwa lembaga penghafal Al-Quran tidak harus berhenti pada kegiatan menghafal saja. Lembaga ini menghadirkan Podcast "Furqan Plus Corner" sebagai ruang dakwah dan edukasi yang membahas persoalan dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Dilansir The Aceh Post dan Waspada.id, Rabu (9/9/2026), podcast yang mulai hadir sejak 14 Februari 2025 itu menjadi salah satu upaya RTQ Al-Furqan untuk memperluas jangkauan edukasi. Temanya tidak terbatas pada keagamaan, tetapi juga mencakup pendidikan, pengembangan diri, kesehatan, hingga dunia usaha.

Dari Ngaji Hingga Kesehatan Mental Remaja

Pembahasan keagamaan tetap menjadi bagian utama, mulai dari Al-Quran, ibadah, Ramadhan, hijrah, hingga pergaulan anak muda. Namun ruang diskusinya juga diperluas ke topik seperti kesehatan mental remaja, yang dibicarakan bersama narasumber yang kompeten.

Selain itu, podcast Furqan Plus Corner mengangkat tema kesehatan, public speaking, sosial kemasyarakatan, kebencanaan, dan kewirausahaan. Formatnya dikemas santai agar tema-tema yang dianggap berat lebih mudah diterima pendengar muda.

Narasumber dari Berbagai Bidang

Untuk memperkaya sudut pandang, podcast ini menghadirkan narasumber lintas profesi, mulai dari ustadz dan praktisi Al-Quran, psikolog, dokter, akademisi, pengusaha, hingga praktisi komunikasi.

"Kita ingin anak muda mendapatkan edukasi dari orang-orang yang memang memahami bidangnya. Ketika bicara tentang agama, kita menghadirkan orang yang memiliki kapasitas di bidang agama. Ketika membahas kesehatan atau psikologi, kita juga ingin masyarakat mendapatkan penjelasan dari narasumber yang kompeten," ujar Direktur RTQ Al-Furqan, Ustadzah Yiyi Hissiyah, S.Pd.I., al-Hafizhah.

Dukungan pengembangan podcast datang dari Yayasan Permata Hati Mazas yang menyediakan fasilitas sebagai sarana dakwah dan edukasi. Ketua yayasan, Dr. Ichsan Akmal Mazas, BA (Hons), MM, menegaskan bahwa manfaat rumah tahfizh tidak boleh berhenti di lingkungan santri saja.

Pelajaran bagi Lembaga Tahfizh Lain

Langkah RTQ Al-Furqan menunjukkan bahwa pendidikan Al-Quran tetap menjadi fondasi utama lembaga, sementara media digital menjadi sarana untuk menyampaikan nilai, pengetahuan dan pesan positif kepada masyarakat. Potongan pembahasan podcast dikemas sebagai konten singkat agar pesan edukasi dapat menjangkau masyarakat melalui berbagai platform media sosial.

Inovasi serupa juga terlihat pada pemanfaatan teknologi oleh guru Al-Quran untuk dakwah digital, yang menegaskan bahwa lembaga pendidikan Islam kini dituntut hadir di medium tempat anak muda berada.

Bagi pesantren, sekolah, dan halaqah yang ingin mengembangkan program tahfizhnya sendiri, langkah pertama yang paling menentukan tetap sama: pencatatan setoran hafalan yang rapi dan monitoring progres setiap santri. Tahfizku membantu lembaga melakukan keduanya secara terstruktur, dari setoran harian hingga laporan capaian, sehingga pengelola bisa fokus pada pembinaan, bukan administrasi.

Kelola Hafalan Lembaga Anda dengan Tahfizku

Pencatatan setoran, monitoring progres santri, dan laporan perkembangan — semua dalam satu platform.

Mulai Gratis Sekarang