Tahfizku
← Semua Artikel
13 September 2026

Jalur Tahfidz Kampus: 34 Mahasiswa Baru Unismuh Makassar Hafal Al-Quran 30 Juz

Jalur Tahfidz Kampus: 34 Mahasiswa Baru Unismuh Makassar Hafal Al-Quran 30 Juz

Momen mengharukan terjadi saat Ta'aruf Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Balai Sidang Muktamar Ke-47, Sabtu (12/9/2026). Dari sekitar 3.500 mahasiswa baru reguler, 34 orang di antaranya hafal Al-Quran 30 juz.

Fakta itu terkuak ketika Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para mahasiswa baru. Menjelang akhir orasi, ia mendadak meminta penghafal Al-Quran 30 juz untuk berdiri, dan satu per satu mahasiswa berdiri dari tempat duduknya.

Hafiz 30 Juz Tersebar dari Kedokteran hingga Arsitektur

"Yang 30 juz, berdiri," kata Amran sebagaimana dikutip laman resmi Unismuh Makassar. Ternyata sebanyak 34 mahasiswa baru, laki-laki dan perempuan, menyatakan telah menghafal Al-Quran 30 juz.

Mereka berasal dari beragam program studi. Tidak hanya dari rumpun keislaman seperti Pendidikan Bahasa Arab dan Ahwal Syakhshiyyah, tetapi juga Pendidikan Dokter, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kebidanan, Psikologi, Arsitektur, hingga Hukum Bisnis.

Jumlah itu setara mendekati satu persen dari total mahasiswa baru reguler Unismuh tahun akademik 2026/2027. Amran kemudian meminta para maba maju ke depan, bahkan meminta panitia menguji hafalan mereka secara langsung.

Menan itu lalu secara spontan menyampaikan bantuan Rp150 juta untuk dibagikan rata kepada para penghafal Al-Quran yang berdiri. "Bagi semua yang berdiri, Rp150 juta, itu dari saya. Bagi rata saja," ujar Amran.

Jalur Tahfidz PTN: Syarat Mulai 5 hingga 30 Juz

Kisah maba Unismuh ini sejalan dengan peluang jalur tahfidz di perguruan tinggi negeri. Dilansir ANTARA, sejumlah kampus negeri membuka jalur khusus tahfidz pada penerimaan mahasiswa baru, sehingga penghafal Al-Quran tidak harus bersaing lewat jalur reguler seperti SNBP atau SNBT.

Contohnya, UNNES membuka Seleksi Mandiri Prestasi untuk penghafal Al-Quran minimal 20 juz tanpa tes tertulis. UNJ menyediakan Jalur Hafalan Kitab Suci Agama dengan syarat minimal 10 juz, sementara IPB memberi apresiasi hafalan 15-29 juz setara prestasi olimpiade nasional dan 30 juz setara olimpiade internasional melalui Jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN).

UNAIR membuka jalur tahfidz bagi penghafal minimal 5 juz dengan insentif beasiswa pendidikan dan pembebasan UKT. ITS juga menyediakan jalur serupa untuk semua prodi, dari teknik hingga humaniora, dan UIN di berbagai daerah ikut membuka, seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung minimal 10 juz serta UIN Jambi minimal 20 juz.

Beberapa kampus bahkan memberikan keistimewaan berupa beasiswa penuh hingga pembebasan uang kuliah bagi calon mahasiswa yang lolos lewat jalur ini, sebagaimana dirangkum ANTARA.

Dokumentasi Hafalan Jadi Kunci bagi Santri

Bagi pengelola pesantren, sekolah, dan halaqah, kisah 34 maba Unismuh ini adalah bahan motivasi yang kuat. Hafalan Al-Quran tidak menghalangi cita-cita menjadi dokter, arsitek, atau psikolog. Justru hafalan yang terjaga bisa membuka pintu kuliah di kampus negeri impian.

Syarat administratif jalur tahfidz umumnya menuntut sertifikat atau surat keterangan hafalan dari lembaga resmi. Artinya, capaian hafalan santri perlu tercatat rapi dan terdokumentasi sejak dini, bukan disusun mendadak menjelang pendaftaran kuliah.

Agar konsistensi hafalan terbangun dari sekarang, santri bisa mengikuti panduan praktis seperti cara mudah menghafal Al-Quran dengan konsisten yang membahas target harian dan murojaah.

Di sinilah pencatatan berperan penting. Tahfizku membantu pesantren, sekolah, dan halaqah mencatat setoran hafalan harian serta memantau progres tiap santri secara digital, sehingga ketika jalur tahfidz kampus menunggu, bukti capaian hafalan sudah siap di tangan.

Kelola Hafalan Lembaga Anda dengan Tahfizku

Pencatatan setoran, monitoring progres santri, dan laporan perkembangan — semua dalam satu platform.

Mulai Gratis Sekarang