Tahfizku
← Semua Artikel
14 September 2026

Beasiswa Penghafal Al-Quran: 1.300 Hafiz dan Hafizah Kuliah Gratis di Unissula

Beasiswa Penghafal Al-Quran: 1.300 Hafiz dan Hafizah Kuliah Gratis di Unissula

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang memberikan beasiswa penghafal Al-Quran berupa pembebasan biaya kuliah hingga lulus. Saat ini, sebanyak 1.300 hafiz dan hafizah dari berbagai daerah di Indonesia tercatat menempuh pendidikan di kampus tersebut melalui program itu.

Program tersebut kembali disorot dalam serangkaian Khataman Akbar dan silaturahmi ahlul Quran Pimpinan Wilayah Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PW JQHNU) Jawa Tengah. Kegiatan digelar di Kampus Unissula, Semarang, Sabtu (12/9/2026), dan dihadiri sekitar 5.000 ahlul Quran se-Jawa Tengah.

1.300 Penghafal Kini Kuliah Gratis di Unissula

Wakil Rektor I Unissula Mochamad Abdul Basir mengatakan, kehadiran para penghafal Al-Quran menjadi nilai lebih bagi kampus, terutama dalam membentuk generasi berkarakter Islami. Ia menyebut kampus memperkuat kerja sama dengan JQHNU Jawa Tengah untuk menjaring calon mahasiswa dari kalangan penghafal.

"Melalui program beasiswa kuliah gratis kepada para penghafal Al-Qur'an, Unissula memperoleh nilai lebih, terutama dalam upaya mendapatkan dukungan mewujudkan generasi berkarakter Islami," kata Abdul Basir dikutip dari NU Online, Senin (14/9/2026), sebagaimana dilansir Kompas.com.

Antusiasme itu juga datang dari Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), yayasan induk Unissula. Ketua Umum YBWSA Prof Bambang Tri Bawono menyebut pihaknya tahun ini memberi beasiswa kepada sekitar 1.000 mahasiswa, dan total penghafal yang memperoleh dukungan beasiswa telah mencapai sekitar 1.300 orang.

"Insyaallah kita sudah 1.300-an yang sudah kuliah di sini. Doanya menambah kemanfaatan daripada para penghafal Al-Qur'an, penjaga Kalamullah," ujar Bambang dalam Khataman Akbar JQHNU Jateng sebagaimana dilansir digtara.com, Sabtu (12/9/2026).

Pertumbuhan program ini pesat. Sebagaimana dirangkum Merdeka.com, pada 2023 Unissula memberi kuota 198 kursi beasiswa penghafal dengan total dana sekitar Rp10 miliar. Kini jumlah penghafal yang menikmati beasiswa itu melompat ke kisaran 1.300 orang.

Hafal 5 Juz Sudah Dapat Potongan, 30 Juz Bebas Penuh

Besaran beasiswa ini bertingkat sesuai jumlah juz yang dikuasai. Penghafal 30 juz dibebaskan seluruh biaya kuliah, sementara penghafal 5 juz sudah mendapat potongan mulai 50 persen, lalu naik bertahap 55, 60, dan 65 persen hingga mencapai 100 persen.

"Kalau yang hafal 5 juz ini bebasnya mulai dari 50 persen. Kemudian di atasnya ada yang 55 persen, 60 persen, 65 persen, hingga 100 persen," kata Rektor Unissula Prof Gunarto sebagaimana dikutip Merdeka.com dari ANTARA, Oktober 2024.

Penghafal penerima beasiswa datang dari seluruh Nusantara, khususnya Jawa Tengah, dan sebagian besar berasal dari pesantren. Jalur ini menjadi pintu nyata bagi santri untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi tanpa terbebani biaya.

Apresiasi Penghafal Al-Quran Kian Hidup

Di Khataman Akbar itu, YBWSA juga menyiapkan apresiasi berupa pemberangkatan umrah bagi para penghafal Al-Quran melalui Sultan Tour and Travel. Apresiasi disampaikan secara spontan setelah Bambang melihat antusiasme jamaah dan para hafiz-hafizah dalam kegiatan.

Momen tersebut sekaligus menyongsong MTQ Nasional XXXI 2026 yang digelar di Semarang. Dalam kegiatan yang sama, Menag Nasaruddin Umar mengingatkan umat agar makna ayat-ayat Al-Quran tidak dianggurkan, termasuk ayat-ayat kauniyah yang justru banyak dikaji peneliti non-muslim, sebagaimana dilansir lingkar.co.

Ketua PW JQHNU Jawa Tengah Prof KH Ali Imron Al Hafidz mengapresiasi kebijakan Unissula. Ia optimistis penghafal Al-Quran yang menempuh studi akan menjadi mahasiswa yang baik dan menjaga akhlak.

"Kami optimistis para penghafal Al-Qur'an saat menjalani studi di bangku kuliah akan menjadi mahasiswa yang baik. Akhlak dan adab Qur'ani akan terjaga dengan baik, meski kuliahnya tidak di jurusan atau program studi agama Islam," kata Ali Imron, dilansir Kompas.com.

Bagi para penghafal, beragam beasiswa semacam ini menjadi peluang yang sayang dilewatkan. Namun, hampir semua program, dari beasiswa kampus hingga beasiswa hafizh BAZNAS, menuntut bukti hafalan yang jelas, seperti sertifikat atau surat keterangan hafalan dari lembaga resmi.

Artinya, pencatatan setoran hafalan yang rapi dan berkelanjutan sejak dini menjadi modal utama. Tahfizku membantu pesantren, sekolah, dan halaqah mencatat setoran harian serta memantau progres hafalan tiap santri secara digital, sehingga ketika peluang beasiswa terbuka, bukti capaian sudah siap di tangan.

Kelola Hafalan Lembaga Anda dengan Tahfizku

Pencatatan setoran, monitoring progres santri, dan laporan perkembangan — semua dalam satu platform.

Mulai Gratis Sekarang